BEI: ETF Emas Bakal Meluncur 10 Agustus 2026

kumparan.com
11 jam lalu
Cover Berita

Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan penerbitan Exchange Traded Fund (ETF) emas pada 10 Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun Pasar Modal Indonesia.

Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Iding Pardi, menyatakan bahwa saat ini terdapat sekitar 10 anggota bursa (AB) yang tengah mempersiapkan penerbitan ETF emas tersebut.

“Mudah-mudahan ya, doain ada beberapa AB yang mudah launching ETF emas. (Jumlahnya) di bawah 10,” kata Iding usai agenda ESG Conference 2026 di gedung BEI, Kamis (23/7).

Iding juga memastikan bahwa penerbit ETF emas tersebut berasal dari anggota bursa domestik, bukan perusahaan asing.

“Enggak, domestik,” ujarnya.

Apa itu bursa emas ETF?

ETF pada dasarnya adalah reksa dana. Produk ini diperdagangkan secara real-time selama jam bursa saham berlangsung, sama seperti saham-saham yang ada di bursa efek.

ETF merupakan penggabungan antara unsur reksa dana dalam hal pengelolaan dana, dengan mekanisme saham dalam hal transaksi jual maupun beli.

Dengan membeli ETF emas, investor tidak perlu memiliki atau menyimpan emas secara fisik, tetapi tetap bisa mendapatkan manfaat dari perubahan harga emas di pasar global.

Ibaratnya, ETF Emas sebagai 'keranjang barang' yang terkait dengan emas. Barang ini terdiversifikasi dan dapat berupa saham dari perusahaan yang masih berhubungan dengan emas, atau kontrak berjangka untuk emas.

ETF Emas memiliki komposisi masing-masing dana yang diungkapkan dalam lembar fakta dana. Terlepas dari tujuan investasi ETF Emas, semua ETF Emas memiliki dua ciri umum. Pertama, aset yang mendasarinya selalu emas. Kedua, meskipun didukung secara fisik, tetapi tidak akan memiliki emas sebenarnya dari ETF Emas–saat akan menjual.

Misalnya (kita) akan menerima pembayaran dalam mata uang yang ditentukan. Selain itu, istilah exchange traded berarti ETF Emas dapat dibeli dan dijual seperti ekuitas di bursa saham.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BNN RI Rampas Aset TPPU Narkotika Senilai Lebih dari Rp165 Miliar, Perkuat Strategi Memiskinkan Bandar
• 7 jam lalupantau.com
thumb
BMRI dan BBNI Alihkan Anak Usaha, Konsolidasi Manajer Investasi BUMN Makin Dekat
• 19 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kemarau Meluas, Cuaca 24-26 Juli: Hujan Berpotensi Guyur 12 Wilayah Ini
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mahfud MD Sebut Kasus Febrie Adriansyah Seharusnya Ditangani KPK, Soroti Potensi Konflik Kepentingan
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
PLN EPI Tawarkan Kontrak 5 Tahun Bagi Produsen Biomassa Kualitas Tinggi
• 13 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.