Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah akan mengumumkan paket insentif untuk kendaraan listrik dalam satu hingga dua pekan ke depan. Skema insentif tersebut kini masih difinalisasi sehingga belum dapat dipublikasikan.
"Ini keputusannya sedang diolah, kita tunggu nanti hasilnya seperti apa," kata Purbaya kepada wartawan usai konferensi pers hasil Rapat Berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) III 2026 di Jakarta, Senin (3/8).
Saat ditanya mengenai bentuk insentif yang akan diberikan, Purbaya enggan membeberkan rinciannya. Namun, ia memberi sinyal skema yang disiapkan tidak akan jauh berbeda dengan konsep yang sebelumnya telah dibahas pemerintah.
"Bentuknya, aduh, nanti kalau saya kasih tahu bocor. Tapi nanti kayaknya enggak beda dengan yang pernah kita diskusikan sebelumnya," ujarnya.
Purbaya juga belum memastikan apakah insentif tersebut hanya akan diberikan kepada kendaraan listrik merek nasional atau mencakup produk lain. Menurut dia, seluruh ketentuan masih menunggu keputusan final pemerintah.
Ketika didesak mengenai waktu pengumuman, Purbaya memperkirakan kebijakan tersebut akan diumumkan dalam waktu dekat.
"Kita akan lihat, mungkin seminggu dua minggu lagi," katanya.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya mengatakan kebijakan insentif kendaraan listrik akan dikaitkan dengan Program Mobil Nasional dan Motor Nasional yang tengah disiapkan pemerintah.
“Itu nanti kita lihat dikaitkan dengan mobil nasional atau motor nasional,” kata Airlangga kepada wartawan di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (27/7).
Ketika ditanya apakah insentif tersebut hanya diberikan untuk Program Mobil Nasional dan Motor Nasional atau juga mencakup perusahaan lainnya, Airlangga kembali menegaskan keterkaitannya dengan program tersebut.
“Mobil dan motor elektrik nasional,” kata dia.
Airlangga juga belum merinci bentuk insentif maupun mekanisme pemberian insentif kendaraan listrik yang akan dikaitkan dengan program Mobil Nasional dan Motor Nasional tersebut.




