Ada Proyek Kelistrikan di Petukangan Selatan, Warga Diminta Jaga Jarak Aman

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID – Keberadaan proyek kelistrikan di lingkungan permukiman menyimpan potensi bahaya yang perlu diwaspadai masyarakat.

Warga diimbau tidak memasuki area proyek tanpa izin, mematuhi rambu peringatan, serta menjaga jarak aman dari peralatan dan instalasi listrik untuk mencegah risiko kecelakaan.

Peringatan tersebut menjadi bagian dari sosialisasi keselamatan yang digelar PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (PLN UIP JBB) bagi warga Kelurahan Petukangan Selatan, Jakarta Selatan, Kamis 15 Oktober 2026. 

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai potensi bahaya fisik dan batas area aman di sekitar proyek kelistrikan.

BACA JUGA:Dari Bekasi hingga Medan, Kemendagri Siapkan 8 Wilayah untuk Olah Sampah Jadi Listrik

Edukasi diberikan agar warga dapat mengenali risiko dan menerapkan langkah pencegahan ketika beraktivitas di sekitar lokasi pekerjaan.

Team Leader Keselamatan, Kesehatan Kerja, Lingkungan dan Keamanan (KKLK) PLN Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Barat 4 (UPP JBB 4), Muhammad Chanif, menjelaskan bahwa masyarakat perlu memahami aturan keselamatan di sekitar proyek kelistrikan.

“Keselamatan dapat dimulai dari tindakan sederhana, seperti tidak memasuki area proyek yang dibatasi tanpa izin, mematuhi rambu peringatan, serta menjaga jarak aman dari peralatan dan instalasi kelistrikan. Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan tidak mengambil risiko yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Chanif.

BACA JUGA:DHL Global Connectedness Report 2026: Perdagangan RI Makin Terhubung, Kendaraan Listrik Jadi Solusi Logistik

Menurut Chanif, mengenali potensi bahaya dan mematuhi batas area aman merupakan langkah penting untuk mengurangi risiko kecelakaan.

Hal ini perlu menjadi perhatian warga yang tinggal atau beraktivitas di sekitar lokasi pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.

Manager PLN UPP JBB 4, Roni Apri Saputra, mengatakan keselamatan di lingkungan proyek membutuhkan keterlibatan pekerja dan masyarakat.

BACA JUGA:Menjelang 1 Tahun di Indonesia, Changan Perkuat Pasar Kendaraan Listrik dan Jaringan Dealer

Karena itu, pemahaman mengenai batas aman dan ketentuan keselamatan perlu diterapkan selama proses pembangunan berlangsung.

“Keselamatan bukan hanya menjadi tanggung jawab pekerja proyek, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat. Melalui edukasi ini, kami berharap warga semakin memahami pentingnya menjaga jarak aman dan mematuhi ketentuan keselamatan sehingga aktivitas masyarakat dan pelaksanaan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dapat berjalan dengan aman,” ujar Roni.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Bicara Potensi Ekonomi: We are Strong, We are Rich
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Sahroni Setuju Usul Redefinisi Korupsi: Tindak Lanjuti dengan Revisi UU Tipikor
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Wamen ESDM Ungkap Penimbunan 400 Ribu Liter Solar Subsidi di Semarang
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Pabrik Akui Produksi Skincare di Sidang Richard Lee, Saksi Ahli Sebut Dakwaan Jaksa Salah Sasaran
• 14 jam lalugrid.id
thumb
Link Live Streaming Persik Vs PSS Sleman: Adu Statistik, Macan Putih Lebih Solid?
• 21 jam laluberitajatim.com
Berhasil disimpan.