Terdesak Dominasi Mobil China, Jepang Pangkas Waktu Pengembangan Kendaraan Jadi 3 Tahun

wartaekonomi.co.id
5 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Sejumlah produsen otomotif Jepang mempercepat pengembangan kendaraan baru untuk menghadapi persaingan dengan produsen China yang mampu menghadirkan model baru dalam waktu lebih singkat. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi produksi sekaligus menyesuaikan kendaraan dengan perubahan kebutuhan konsumen.

Toyota Motor Corp., Honda Motor Co., Nissan Motor Co., dan sejumlah produsen lainnya umumnya membutuhkan waktu empat hingga lima tahun untuk mengembangkan model kendaraan baru. Sementara itu, perusahaan otomotif China dapat menyelesaikan proses tersebut dalam waktu kurang dari dua tahun.

Nissan menjadi salah satu produsen yang menyiapkan perubahan besar melalui strategi pengembangan kendaraan berbasis keluarga model. Perusahaan akan menggunakan platform yang sama untuk sejumlah kendaraan dengan ukuran serupa agar proses perancangan lebih efisien.

Nissan menargetkan pengembangan SUV baru dapat diselesaikan dalam waktu tiga tahun satu bulan untuk peluncuran di Amerika Utara pada 2028. Penggunaan platform yang sama untuk model turunannya diperkirakan mampu memangkas waktu pengembangan hingga 40 persen, menjadi sekitar dua setengah tahun.

Strategi tersebut ditargetkan mencakup 80 persen penjualan global Nissan dan mengurangi variasi jenis suku cadang hingga 70 persen.

Wakil Manajer Umum Divisi Perencanaan Produk Nissan, Hidemi Sasaki, menegaskan bahwa perubahan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan perusahaan dalam merespons perkembangan pasar.

"Ini adalah reformasi untuk menjadi perusahaan yang responsif terhadap perubahan dan mampu menghadirkan mobil berkualitas secara tepat waktu," kata Sasaki.

Honda juga menyiapkan strategi bernama Triple Half untuk memperbaiki kinerja perusahaan sekaligus meningkatkan efisiensi pengembangan kendaraan.

Strategi tersebut dirancang untuk memangkas separuh biaya pengembangan, waktu pengerjaan, dan beban kerja dibandingkan tingkat pada 2025. Honda akan memaksimalkan penggunaan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi digital dalam proses tersebut.

Inisiatif baru ini direncanakan mulai diterapkan pada model kendaraan yang pengembangannya dimulai pada 2028.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Honda memulihkan kinerja setelah mencatatkan kerugian bersih pada tahun fiskal sebelumnya.

Baca Juga: Obama Kritik Keras Trump, Salahkan Perang Iran atas Kenaikan Harga Barang di AS

Toyota turut melakukan pembenahan untuk mempercepat pengembangan kendaraan melalui pengurangan variasi jenis suku cadang. Penyederhanaan komponen diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan mempercepat proses produksi.

Toyota menamai program tersebut Area 35, dengan sasaran meningkatkan efisiensi pemanfaatan ruang lantai pabrik sebesar 35 persen.

Sementara itu, Suzuki Motor Corp. berencana memangkas waktu pengembangan kendaraan hingga separuhnya menjadi sekitar dua tahun. Mitsubishi Motors Corp. juga menargetkan pengurangan waktu pengembangan sebesar 20 persen, menjadi sekitar tiga tahun pada 2030.

Perubahan strategi sejumlah produsen Jepang menunjukkan pentingnya kecepatan pengembangan dalam industri otomotif global. Produsen China yang mampu menghadirkan model baru dalam waktu singkat mendorong perusahaan Jepang mengevaluasi proses perancangan dan produksi mereka.

Melalui penggunaan platform bersama, pemanfaatan AI, serta penyederhanaan komponen, produsen Jepang berupaya meningkatkan efisiensi tanpa mengabaikan kualitas kendaraan.

Langkah tersebut diharapkan memperkuat daya saing Toyota, Honda, Nissan, Suzuki, dan Mitsubishi dalam menghadapi perubahan pasar serta persaingan industri otomotif internasional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PKS Sebut Polemik Ijazah Gibran Perlu Diproses di DPR, Bestari Barus: Kenapa Mesti Pakai Putusan MK
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Intip Pabrik Luxeed di China, Setiap 1 Jam Hasilkan 60 Mobil
• 3 jam lalumedcom.id
thumb
Jangan Bilang Beruntung, José Mourinho: Kami Layak Menang
• 7 jam laluharianfajar
thumb
IHSG Diproyeksi Hijau di Awal Pekan, Ditopang Buyback dan Perburuan Saham Diskon
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Pertamina Dorong UMKM Binaan Tembus Pasar Internasional, Berdayakan Perempuan dan Penyandang Disabilitas
• 20 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.