Jakarta, tvOnenews.com — Menteri ATR/BPN Nusron Wahid rampung menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK pada Rabu (4/11/2026).
Nusron keluar dari Gedung Merah Putih KPK sekira pukul 14.50 WIB dengan pengawalan ketat dari ajudannya.
"Saya pejabat publik seorang menteri, kalau dinas ke luar kota apa lagi keluar negeri dipastikan ada surat ijin perjalan dari kementerian sekretariat negara jadi kami tidak mengada-ada," kata Nusron kepada awak media.
Nusron pun enggan memberikan jawaban berkaitan dengan pemeriksaan yang dilakukan penyidik KPK tersebut.
- Antara
Di sisi lain, sejumlah ajudan Nusron Wahid justru berupaya menghalangi awak media yang mencoba memintai klarifikasi Nusron mengenai keterlibatannya dalam dugaan suap lahan HGB.
Pantauan tim tvOnenews.com di lokasi, ajudan dari Nusron Wahid bahkan nekad bersitegang dengan awak media yang telah menunggu sejak pagi hari.
Pasalnya, ajudan dari Nusron Wahid mendorong pagar hidup awak media yang berupaya meminta klarifikasi dari Menteri ATR/BPN itu.
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menyambangi Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan pada Rabu (4/11/2026).
Dari sumber tvOnenews.com, Nusron Wahid datang mengenakan jas berwarna silver, celana panjang hitam, serta peci yang menutupi kepalanya.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengkonfirmasi datangnya Menteri ATR/BPN tersebut.
Ia menyebutkan Nusron Wahid datang untuk memenuhi panggilannya sebagai saksi dalam kasus dugaan suap HGB lahan Summarecon.
Budi menegaskan bahwa tisak ada penjadwalan terhadap Nusron untuk hari ini. Namun, dia tiba-tiba dengan inisiatifnya datang ke KPK.
"Benar, hari ini Rabu (4/11), Sdr. NW hadir memenuhi panggilan sebelumnya. Jadi sebenarnya memang tidak ada penjadwalan pemeriksaan untuk hari ini," kata Budi kepada wartawan, Rabu.
Nusron tiba di KPK sekira pukul 09.22 WIB. Saat ini, Nusron sudah menjalani pemeriksaan bersama penyidik.
"Saat ini yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik," kata Budi.
Sebelumnya diberitakan, Ketua KPK Setyo Budiyanto turut buka suara terkait permasalahan ketidakhadiran Nusron Wahid dari dua kali pemanggilannya.




