POLISI menggunakan gas air mata untuk membubarkan tawuran yang melibatkan warga Gang Tuyul RW 04 dan warga RW 012 di Terowongan Manggarai, Jalan Dr. Soepomo, Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, pada Jumat (2/1) sore sekitar pukul 15.00 WIB.
“Iya pakai gas air mata biar cepat bubar,” kata Kasi Humas Polres Jakarta Selatan, AKBP Murodih, dikutip dari Antara, Jumat (2/1).
Murodih menjelaskan, penggunaan gas air mata dilakukan tidak hanya untuk menghentikan aksi tawuran, tetapi juga demi menciptakan situasi yang kondusif agar tidak mengganggu masyarakat, khususnya pengguna jalan.
“Biar cepat bubar dan tidak mengganggu masyarakat pengguna jalan,” ucapnya.
Dihubungi terpisah, VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengimbau para pengguna kereta agar tidak panik apabila terdampak gas air mata akibat aksi tawuran tersebut.
“Namun demikian pengguna yang terkena efek gas air mata diarahkan petugas ke pos kesehatan Stasiun Manggarai untuk diberikan penanganan pertama,” ucap Karina.
Karina memastikan operasional perjalanan Commuter Line tidak terganggu akibat kejadian itu. Ia juga menyebutkan bahwa petugas KAI Commuter bersama Polsek Tebet tetap bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya tawuran susulan.
“Saat ini petugas KAI Commuter dan Polsek Tebet tetap stand by sebagai antisipasi terjadi tawuran susulan,” ucapnya.
Oleh karena itu, ia mengimbau para penumpang untuk tetap tenang, tidak panik, dan selalu mengikuti arahan petugas dengan tetap mengutamakan keselamatan.
(Ant/P-4)




