Kayutangan Heritage Dinilai Layak Jadi Percontohan Penataan Kawasan Perkotaan

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, MALANG—Kayutangan Heritage Kota Malang dinilai layak menjadi percontohan penataan kawasan padat dan pemberdayaan masyarakat perkotaan.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Didyk Choiruel, menyampaikan bahwa tahun ini pihaknya mulai menjalankan sejumlah program prioritas nasional, salah satunya penataan kawasan padat dan kumuh. 

Dalam pelaksanaannya, Menteri PKP secara khusus meminta jajarannya melakukan kunjungan ke sejumlah daerah untuk   mempelajari pola penataan kawasan perkotaan padat yang dinilai berhasil, salah satunya Kayutangan Heritage di Kota Malang. 

“Kementerian PKP datang berkunjung ke Kota Malang bersama rombongan jajaran kelurahan di wilayah padat penduduk di Jakarta untuk mempelajari langsung penataan kawasan dan pemberdayaan masyarakat di Kayutangan, untuk nantinya diterapkan di wilayahnya masing-masing,” ujarnya di Malang, Jumat (2/1/2026).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display("div-gpt-ad-parallax"); });

Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, Sri Hariyati, menambahkan konsep penataan kawasan permukiman perkotaan seperti Kayutangan Heritage rencananya akan direplikasi di berbagai daerah di Indonesia.

"Bagaimana kawasan-kawasan di perkotaan, walaupun padat itu tetap menarik, dan ekonominya maju. Kita juga akan melihat tempat-tempat seperti Kayutangan ini yang memang nanti kita bisa ambil yang baik untuk kita padukan, nanti jadi konsep untuk seluruh perkotaan di Indonesia," imbuhnya. 

Baca Juga

  • Menilik Pesenkopi Heritage, Kedai Kopi Bernuansa Sejarah di Solo
  • Rekomendasi Wisata Kuliner Dubai, dari Ala Heritage hingga Street Food
  • Mencicipi Menu Sunda Otentik di Bumi Aki Heritage

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyambut baik kunjungan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) ke Kota Malang dalam rangka meninjau kawasan Kayutangan Heritage. 

Kawasan ini dinilai layak menjadi percontohan dalam replikasi penataan kawasan padat di perkotaan sebagaimana program Kementerian PKP. 

"Kami menceritakan beberapa hal tentang progress Kayutangan Heritage dan story-nya seperti apa, sampai akhirnya menjadi salah satu jujungan wisata terbanyak saat Nataru ini. Pak Sekjen dan Bu Dirjen diperintah untuk mereplikasi, bagaimana konsep penataan Kayutangan, apa yang dilakukan dan ini akan bisa jadikan pilot project pada beberapa tempat di Indonesia," ujarnya.

Keberhasilan penataan dan aktivasi Kayutangan Heritage, dia menilai, mencakup aspek pembangunan fisik kawasan sekaligus pemberdayaan masyarakat yang terlibat aktif dalam pengelolaan dan pengembangan kawasan.

Dia juga menjelaskan bahwa konsep penataan Kayutangan Heritage menitikberatkan pada pelestarian kawasan bersejarah, peningkatan kualitas lingkungan permukiman, serta penguatan peran masyarakat sebagai subjek utama pembangunan kawasan.

Wahyu juga menceritakan bahwa ketertarikan Kementerian PKP terhadap Kayutangan Heritage bermula saat kunjungan Menteri PKP ke Kota Malang pada beberapa waktu lalu. 

Pada saat itu, Wali Kota Wahyu secara langsung mengajak Menteri PKP meninjau Kayutangan Heritage, yang kemudian mendapat respons positif.

"Pada saat itu, Pak Menteri PKP datang ke Malang, saya ajak ke Kayutangan berkeliling ke sana dan saya menjelaskan juga termasuk penghargaan yang diterima, yaitu Penghargaan Pembangunan Daerah Terbaik I nasional dan juga dari Pokdarwis terbaik I nasional.  Pak Menteri melihat memang luar biasa, terutama terkait dengan perubahan kawasan, kemudian juga mindset masyarakatnya," ucapnya. 

Dia berharap keberhasilan Kayutangan Heritage dapat menjadi sumber inspirasi bagi daerah lain dalam melakukan penataan kawasan padat perkotaan yang berkelanjutan dan berbasis pemberdayaan masyarakat. (K24)

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sulsel pada Sabtu, 3 Januari
• 15 jam laluharianfajar
thumb
Berantas Tambang Ilegal, Ditjen Gakkum ESDM Sita 70 Ribu Ton Batu Bara di Kaltim
• 17 jam laluokezone.com
thumb
Siap-siap! Ini 5 Sektor Unggulan yang Diprediksi Jadi Mesin Cuan 2026
• 2 jam lalumedcom.id
thumb
Bonus SEA Games 2025, Erick Thohir Sebut Anggaran Baru Direview
• 19 jam lalufajar.co.id
thumb
Polisi Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Pengeroyokan Pesilat di Demak
• 17 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.