Pekan Depan Tiang Monorel di Rasuna Said Dibongkar, Gubernur Pramono: Bukan Pihak PT Adhi Karya

fajar.co.id
1 hari lalu
Cover Berita

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pembongkaran tiang-tiang monorel yang mangkrak di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan segera dilaksanakan pada minggu ketiga bulan ini. Rencananya, eksekusi pembongkaran akan dimulai pada Selasa atau Rabu pekan depan.

“Untuk pembongkaran (tiang) monorel seperti yang kemarin kami sampaikan, akan kami lakukan minggu ketiga, apakah hari Selasa atau Rabu depan,” ujar Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (6/1).

Menurut Pramono, seluruh proses pembongkaran akan dilakukan langsung oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga DKI Jakarta, bukan pihak PT Adhi Karya. Langkah ini diambil setelah surat yang dikirimkan Pemprov DKI ke pihak Adhi Karya telah melewati batas waktu yang telah ditentukan.

“(Pembongkaran) Tiang monorel yang melakukan adalah Pemerintah DKI Jakarta, Bina Marga. Adhi Karya sudah kami surati dan batas waktunya sudah lewat, kami akan melakukan sendiri,” jelasnya.

Meski melibatkan alat berat dan pengerjaan konstruksi berada di jalur utama, Pramono menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta tidak akan melakukan penutupan jalan selama proses pembongkaran.

Sedangkan terkait lokasi pembuangan material pembongkaran, ia juga menyampaikan hal itu menjadi kewenangan Pemprov DKI Jakarta.

“Dan untuk itu tidak dilakukan penutupan jalan. Jadi yang dibongkar tetap dilakukan, dengan pengalaman yang ada, Bina Marga berkoordinasi untuk melakukan pembongkaran, tidak dilakukan penutupan,” kata Pramono.

Pembongkaran tiang monorel terbengkalai ini dilakukan untuk meningkatkan estetika kota serta menjaga keselamatan pengguna jalan.

Setelah tiang monorel dibongkar, selanjutnya Pemprov DKI akan melakukan pelebaran jalan sekaligus menyediakan pedestrian

“Kita buat pelebaran jalan, pedestrian-nya kita bangun,” kata Pramono.

Rencana pelebaran jalan yang akan dilakukan tersebut diperkirakan mampu mengurangi angka kemacetan antara 14 hingga 18 persen di sekitar Jalan HR Rasuna Said.

“Berdasarkan hasil kajian, analisa, survei, dan juga perhitungan dari Dinas Perhubungan, maka kemacetan di Rasuna Said akan turun antara 14 sampai dengan 18 persen,” terangnya.

Pemprov DKI sendiri telah menyiapkan dana APBD untuk melakukan pembongkaran tiang monorel, sekaligus pelebaran jalan dan membangun pedestrian di kawasan tersebut. Pramono berharap, upaya ini akan menjadikan kawasan Jalan HR Rasuna Said menjadi lebih baik.

Diketahui, Pemprov DKI memberikan waktu kepada PT Adhi Karya untuk melakukan pembongkaran tiang monorel dalam waktu satu bulan sejak surat diterima. Jika Adhi Karya tidak melaksanakan pembongkaran dalam waktu yang diberikan, maka Pemprov DKI Jakarta yang akan melakukan pembongkaran pada Januari 2026 ini. (Pram/fajar)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Hensa Soal Pilkada, Rakyat Sebaiknya Dibiarkan Memilih Pemimpin
• 11 jam lalugenpi.co
thumb
Selebgram Wanita Tiongkok Berusia 20 Tahun Terlantar di Jalanan Kamboja, Ia Ditemukan Dalam Kondisi Linglung dan Cedera Lutut 
• 22 jam laluerabaru.net
thumb
Hujan Turun Pertanda Nikmat Allah Datang, Perbanyak Doa yang Diajarkan Rasulullah Agar Membawa Rezeki dan Berkah
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Lebih Transparan, BI Ganti JIBOR dengan Indonia per 2026
• 22 jam lalukompas.id
thumb
El Clasico Persib vs Persija Dijaga Ketat, Polda Jabar Kerahkan 3 Ribu Personel Gabungan
• 10 menit laludisway.id
Berhasil disimpan.