JAKARTA, KOMPAS.TV- Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, pemerintah sebenarnya mampu membuat defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menjadi nol persen.
Namun, kebijakan tersebut bisa berisiko besar terhadap perekonomian nasional.
Pernyataan itu disampaikan Purbaya saat mengumumkan realisasi APBN 2025 yang tercatat defisit Rp695,1 triliun.
Jumlah itu setara 2,92 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Baca Juga: Bahlil Klaim Lifting Minyak 2025 Tembus Target APBN, Tertinggi Dalam Satu Dekade
Angka tersebut melebar dibandingkan target awal APBN 2025 yang dipatok sebesar 2,53 persen PDB.
“Sebenarnya kalau saya buat nol defisit juga bisa, saya potong anggarannya, tapi ekonominya morat-marit,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTA di Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Meski demikian, Purbaya menegaskan, defisit itu masih dijaga dalam batas aman sesuai Undang-Undang Keuangan Negara, yakni tidak melebihi 3 persen dari PDB.
“Walaupun menggelembung, kita pastikan defisitnya tetap di bawah 3 persen,” tegasnya seperti dikutip dari Breaking News Kompas TV.
Baca Juga: Haji 2026 Disaring Ketat, Jemaah Tak Sehat Bisa Batal Berangkat
Penulis : Dina Karina Editor : Deni-Muliya
Sumber :
- menkeu purbaya
- purbaya yudhi sadewa
- belanja negara 2025
- defisit apbn 2025
- penerimaan negara 2025
- defisit apbn terhadap pdb





