Waka Komisi IX DPR Kritik SPPG Dekat Peternakan Babi di Sragen: BGN Kecolongan

detik.com
23 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini menanggapi ramainya satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Dukuh Kedungbanteng, Banaran, Sragen, yang berada di samping peternakan babi. Yahya menilai BGN kecolongan dalam memberikan persetujuan lokasi.

"Ini bukti BGN kurang cermat dan tidak hati-hati dalam memberikan persetujuan lokasi. BGN kecolongan dalam memberikan persetujuan lokasi," kata Yahya Zaini kepada wartawan, Jumat (9/1/2025).

Yahya mempertanyakan kredibilitas tim BGN. Ia menyebut sedari awal mestinya tak ada perizinan untuk pembanguan SPPG di lokasi tersebut.

"Semestinya dari awal sebelum persetujuan lokasi SPPG sudah diketahui kalau lokasi tersebut dekat peternakan babi. Harusnya lokasi tersebut tidak perlu disetujui dan diminta mencari lokasi lain yang lebih aman," ungkapnya.

Baca juga: Pengelola Akui Lalai Bangun SPPG Sebelah Peternakan Babi di Sragen

Legislator Golkar ini meminta persetujuan lokasi SPPG untuk dievaluasi. Ia menyebut peristiwa yang terjadi di Sragen itu meresahkan masyarakat.

"Dan mempertanyakan krebilitas tim survei BGN. Selanjutnya saya minta BGN mengevaluasi kembali pemberian persetujuan lokasi SPPG tersebut. Kalau perlu memberikan sanksi kepada tim surveinya," ungkap Yahya Zaini.

"Karena dapat meresahkan masyarakat dan membuat ragu penerima manfaat. Jangan sampai MBG dari SPPG tersebut terdampak dari peternakan babi tersebut," sambungnya.

Sebelumnya, BGN memediasi pemilik peternakan babi dengan pihak satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Dukuh Kedungbanteng, Banaran, Sambungmacan, Sragen. Hasilnya, SPPG yang bersebelahan dengan peternakan babi itu akan dipindahkan.

"Hasilnya, dengan situasi ini, kita tidak perlu menilai jelek atau buruknya hal lain. SPPG harus relokasi di Kecamatan Sambungmacan, Sragen. Cari titik lain yang masih di wilayah Sambungmacan," kata Ketua Satgas MBG Pemkab Sragen, Suroto, dilansir detikJateng, Kamis (8/1/2026).

Baca juga: SPPG Sebelahan dengan Peternakan Babi di Sragen Bakal Direlokasi

Suroto mengatakan pemindahan itu sudah sesuai dengan kesepakatan bersama. Ke depannya, kata dia, diharapkan keberadaan SPPG tidak mematikan usaha masyarakat sekitar.

"Sesuai kebijakan dan arahan Bapak Presiden, keberadaan SPPG ini jangan sampai mematikan usaha satu sama lain. Justru harus bisa mengembangkan pemberdayaan apa saja, terlebih di sektor perekonomian," ujarnya.




(dwr/eva)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Wamenkeu: Program MBG Jangkau 56,13 Juta Penerima, Serap Hampir 800 Ribu Pekerja
• 14 jam lalutvrinews.com
thumb
Pengacara Yaqut Buka Suara Usai KPK Tetapkan Kliennya Tersangka Kasus Kuota Haji 2024
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Pasutri Warga Pakistan Nekat Telan 1 Kg Sabu Buat Diselundupkan ke Indonesia
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
Yenny Wahid Ungkap Career Path Atlet Panjat Tebing: Banyak yang Mau Naturalisasi
• 19 jam lalubisnis.com
thumb
Barca Boyong Pemain-Pemain Cederanya ke Saudi Jelang Final, Yakin Tekuk Madrid dan Juara Piala Super?
• 7 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.