PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Puan: Komunikasi Tak Pernah Tertutup

detik.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

PDIP menolak sistem pilkada melalui DPRD. Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDIP Puan Maharani memastikan pihaknya tetap membuka komunikasi dengan seluruh fraksi di DPR terkait sistem pilkada.

"Pasti, kita akan selalu membuka komunikasi, ini juga selalu berkomunikasi, jadi komunikasi tidak pernah tertutup. Kita selalu terbuka dan selalu berkomunikasi, jadi tidak pernah ada komunikasi yang tertutup, terbuka untuk selalu berkomunikasi," kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2026).

Baca juga: Megawati Sebut Pilkada Via DPRD Kemunduran Demokrasi, Tak Sesuai Konstitusi

Puan mengatakan pembahasan revisi UU Pilkada belum dapat dipastikan kapan pelaksanaannya. Sebab, menurutnya, agenda kepemiluan masih cukup panjang.

"Kita lihat lagi nanti bagaimana komunikasinya itu berjalan, karena kan pilkadanya aja masih lama, yang akan berjalan duluan itu kan pileg dan pilpres, pileg dan pilpresnya aja belum," katanya.

Sementara itu, Puan mengatakan saat ini DPR juga belum dapat memastikan kapan pembahasan revisi UU Pemilu. Menurutnya, masa sidang baru saja dibuka sehingga DPR masih melihat dinamika dan agenda dari komisi-komisi terkait.

"Revisi Undang-Undang Pemilu belum dibahas, ini baru pembukaan masa sidang, jadi kita akan lihat dulu situasi sesudah pembukaan ini bagaimana dari komisi terkait," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menegaskan partainya menolak pilkada melalui DPRD. Megawati menilai hal itu bertentangan dengan konstitusional.

Baca juga: 21 Poin Rekomendasi Rakernas PDIP: Partai Penyeimbang-Tolak Pilkada Via DPRD

Hal itu disampaikan Megawati dalam pidatonya di penutupan Rakernas I PDIP di Ancol, Jakarta Utara, Senin (12/1/2026). Megawati mengatakan penolakan itu merupakan sikap ideologis.

"PDI Perjuangan menolak secara tegas setiap wacana pemilihan kepala daerah secara tidak langsung melalui DPRD. Penolakan ini bukan sekadar sikap politik praktis. Ini adalah sikap ideologis, sikap konstitusional, dan sikap historis," kata Megawati.

Presiden ke-5 RI ini menegaskan pilkada langsung merupakan capaian penting demokratisasi nasional pasca reformasi. Dia mengatakan mekanisme tersebut lahir dari perjuangan rakyat.




(amw/gbr)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pandji Pragiwaksono Ungkap Dugaan Kehadiran Intel Saat Pertunjukan Mens Rea
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
Menerka Muara Wacana Koalisi Permanen: Menuju Pilkada via DPRD
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Saat Limbah Gerogoti Mata Pencaharian Nelayan Kerang Hijau di Cilincing
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Duel di SPBE Batu Layang,  Pencuri Tabung Gas vs Petugas
• 2 jam lalurealita.co
thumb
Pilkada Lewat DPRD Disebut Jalan Menuju Orde Baru, Mahasiswa Makassar: Ini Pengkhianatan
• 15 menit lalufajar.co.id
Berhasil disimpan.