Menteri Agama puji kualitas kehidupan beragama di Provinsi Kepri

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Tanjungpinang (ANTARA) - Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI) Nasaruddin Umar memuji kualitas kehidupan beragama masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang berada di atas rata-rata nasional.

Ia menilai tingginya indeks kerukunan di Bumi Melayu tersebut, mencerminkan keberhasilan pemerintah daerah bersama masyarakat menjaga harmoni dalam keberagaman.

“Kualitas jamaah dan kehidupan keagamaan masyarakat Kepri ini sangat baik, bahkan berada di atas rata-rata. Ini tidak lepas dari peran pemerintah daerah yang konsisten menjaga kerukunan dan kualitas kehidupan sosial masyarakat,” kata Menag Nasaruddin dalam kunjungannya ke Kanwil Kemenag Kepri di Kota Tanjungpinang, Kamis.

Nasaruddin juga mengapresiasi peran Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri dan semua stakeholder terkait atas komitmen menjaga sekaligus meningkatkan kualitas kerukunan umat beragama, sehingga Kepri menjadi daerah yang aman, damai dan harmonis.

Menag pun mengungkapkan kekagumannya terhadap kekayaan intelektual dan spiritual Kepri setelah berziarah ke makam Raja Ali Haji dan Daeng Celak di Kompleks Pemakaman Para Raja di Pulau Penyengat.

Imam Besar Masjid Istiqlal itu meyakini warisan intelektual para wali dan ulama akan menjaga keamanan dan keberkahan di bumi Melayu, Kepri.

“Makam Daeng Celak yang saya ziarahi tadi, merupakan salah satu nama yang menjadi silsilah keluarga saya di Palopo, Sulawesi," ujarnya pula.

Sementara, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan dalam kurun waktu dua tahun berturut-turut, Provinsi Kepri berhasil menjaga dan meningkatkan Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB).

Pada tahun 2025, kata dia, IKUB Kepri mencapai 83,68 poin, atau meningkat 1,47 poin dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 82,21 poin. Capaian itu menempatkan Kepri di peringkat ketiga regional Sumatera dan masuk klaster atas secara nasional.

“Alhamdulillah, dengan keberagaman suku, budaya dan agama yang ada di Kepri, kita dapat hidup rukun, tenang dan damai. Ini adalah modal sosial yang sangat berharga untuk membangun daerah,” kata Gubernur Ansar.

Baca juga: Menag RI sebut Isra Miraj momentum tingkatkan kualitas spritual

Baca juga: Menteri Agama minta BP4 Kepri berperan aktif tekan angka perceraian

Baca juga: Menag: Pegawai Kemenag harus tahan uji




Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
"Warning" Mendagri Tito: Proyek Pascabencana Jangan Diada-adakan, Penegak Hukum Mengawasi
• 13 jam lalukompas.com
thumb
Lalin Jembatan Bailey Bireuen Aceh-Medan Gantian Tiap 1 Jam, Buka-Tutup Hingga September
• 5 jam lalumerahputih.com
thumb
Cerita Jessica Iskandar soal Pria Pakai Ilmu Hitam demi Dekati Dirinya
• 14 jam laluinsertlive.com
thumb
Lima Perilaku Konsumen Ini Ubah Lanskap eCommerce Indonesia
• 32 menit lalubisnis.com
thumb
Tarif Cukai Rokok Rumit! Industri Sulit Tumbuh, Setoran ke APBN Seret
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.