Otoritas Spanyol mengupdate jumlah korban kecelakaan Kereta Cepat di Adamuz, Andalusia, sekitar 360 km dari Madrid. Penghitungan terkini, ada 40 orang tewas akibat musibah ini.
"Ada 40 orang yang terkonfirmasi tewas. Untuk jumlah pasti, kami masih membutuhkan waktu 24-48 jam ke depan untuk mengidentifikasi korban dari musibah ini," kata Kepala Pemerintahan Regional Andalusia, Juan Manuel Moreno, dilansir AFP, Senin (19/1).
Sementara itu, reuters memberitakan kereta Iryo ini masih berusia 4 tahun, dan punya lintasan di Adamuz, yang baru saja direnovasi tahun lalu. Kereta Iryo sendiri baru saja diinspeksi pada Kamis (15/1).
Rekaman drone kepolisian Spanyol menunjukkan, rangkaian kereta ini terpisah 500 mter jauhnya. Salah satu gerbong terbagi jadi dua, dan lokomotif kereta remuk.
Beberapa ahli yang menginvestigasi penyebab kecelakaan menemukan kerusakan sambungan pada jalur kereta. Hal ini menyebabkan ada pelebaran pada rel, saat kereta melintas.
Hal ini bisa jadi petunjuk kunci dalam mengungkap penyebab kecelakaan.
Menurut catatan reuters, kecelakaan ini menjadikan satu dari 20 kecelakaan kereta paling mematikan di Eropa dalam 80 terakhir. Dan jadi kecelakaan terburuk di Spanyol sejak 2013.
Kala itu, sebuah kereta anjlok dari jalurnya di sebelah Barat Laut kota Santiago de Compostela. 80 orang tewas pada peristiwa ini.




