REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Boleh jadi Laznas PPPA Daarul Quran menjadi yang pertama mengembangkan program mengaji khusus disabilitas yakni tuna rungu dan tuna netra. Menurut Direktur Program PPPA Daarul Quran, Zainal Umuri, program yang digagas sejak tahun 2022 ini terus dikembangkan hingga saat ini.
Menurut Zainal, program yang disebutnya sebagai Sahabat Tuli dan Sahabat Tuna Netra ini dikembangkan di 17 provinsi hingga lima tahun ke depan. “Memang ini menjadi program primadona kami meski pada akhirnya laznas lain juga turut serta mengembangkan program yang sama, “ ujar Zainal, Selasa (20/1/2026)
Ulasan mengenai berbagai program yang diusung Laznas PPPA Quran ini disampaikan Zainal saat bersilaturahim ke kantor Republika. Hadir pada sekempatan ini Dirut Laznas PPPA Daarul Quran, Dwi Kartika Ningsih beserta sejumlah pengurus lainnya.
"Semoga program-program yang kami usung mampu memberikan manfaat bagi masyaraat secara luas,” ujar Zainal seraya mengatakan berbagai program juga mendapat dukungan dari Kemenag serta stakeholders lainnya.

/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F01%2F19%2Fd95028e71706d4b968868027817fa69f-cropped_image.jpg)
