DPR Minta Penanganan Kekerasan Perempuan dan Anak Jadi Prioritas

okezone.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA – Anggota Komisi VIII DPR Muhamad Abdul Azis Sefudin meminta pemerintah lebih serius menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang semakin meningkat. Persoalan perempuan dan anak harus menjadi prioritas nasional karena menyangkut masa depan bangsa.

Azis mengatakan, anak-anak merupakan generasi penerus yang harus mendapatkan perlindungan maksimal dari negara.

“Kalau melihat datanya, tiap tahun kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak terus meningkat. Ini harus menjadi alarm serius bagi pemerintah. Penanganannya tidak bisa biasa-biasa saja,” ujar Azis di Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Baca Juga :
Friceilda Prillea Tunggu Pernyataan Resmi Anrez Adelio soal Dugaan Kekerasan Seksual

"Mereka ini adalah masa depan bangsa kita. Harus ada langkah-langkah prioritas yang benar-benar nyata,”lanjut Azis.

Politikus PDI Perjuangan ini menilai, meningkatnya jumlah kasus setiap tahun menunjukkan bahwa penanganan yang dilakukan selama ini belum optimal.

Dia juga menanggapi penurunan anggaran yang tidak sebanding dengan besarnya tantangan perlindungan perempuan dan anak di Indonesia. Kondisi ini berpotensi melemahkan upaya pencegahan maupun penanganan kasus kekerasan di lapangan.

Baca Juga :
Kasus yang Tidak Bisa Restorative Justice di KUHAP Baru: Korupsi, TPPU hingga Kekerasan Seksual

“Visinya luar biasa, prioritasnya juga sangat baik. Tapi saya sedih ketika mendengar anggarannya. Setiap tahun kasusnya naik, tapi anggarannya justru turun. Ini kan tidak sejalan,” kata Azis.

“Ini persoalan kepercayaan publik. Kasus-kasus ini seperti fenomena gunung es. Yang terlihat hanya sebagian kecil, sementara banyak kasus lain yang tidak dilaporkan,” ucapnya.

Sebagai langkah strategis di tengah keterbatasan anggaran, Legislator asal Daerah Pemilihan Jawa Barat III (Cianjur-Kota Bogor) ini mendorong Kementerian PPPA dan KPAI untuk melakukan kajian mendalam terkait akar persoalan meningkatnya kasus kekerasan serta menyusun strategi penanganan yang lebih efektif dan tepat sasaran, khususnya pada aspek pencegahan.

Baca Juga :
Dilaporkan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, Anrez Adelio Akhirnya Buka Suara

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Keterbatasan tak halangi anak-anak di Gayo Lues untuk tetap mengaji
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Wall Street Ditutup Bervariasi, Emiten Kesehatan hingga Boeing Jadi Pemberat
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Meski AS Pangkas Bantuan Luar Negeri, Dana Terumbu Karang Rp588 Miliar Tetap Mengalir ke Indonesia
• 11 jam lalumatamata.com
thumb
Maraknya Praktik Gadai KJP, Jalan Pintas Warga Bertahan di Tengah Impitan Ekonomi
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Jurus TPID Bali untuk Pengendalian Inflasi 2026
• 23 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.