AS Kucurkan Rp200 Triliun untuk Bangun Cadangan Logam Tanah Jarang

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Amerika Serikat (AS) berencana untuk mengalokasikan USD12 miliar atau sekitar Rp200 triliun untuk menciptakan cadangan strategis unsur tanah jarang.

AS Kucurkan Rp200 Triliun untuk Bangun Cadangan Logam Tanah Jarang. (Foto: White House)

IDXChannel - Amerika Serikat (AS) berencana untuk mengalokasikan USD12 miliar atau sekitar Rp200 triliun untuk menciptakan cadangan strategis unsur tanah jarang.

Dilansir dari AP pada Rabu (4/12/2026), cadangan ini bertujuan untuk menangkal dominasi China di sektor unsur tanah jarang.

Baca Juga:
Vietnam Larang Ekspor Logam Tanah Jarang Mentah

Presiden AS Donald Trump mengumumkan dimulainya Proyek Vault awal pekan ini. Mineral yang disimpan dalam cadangan tersebut akan membantu melindungi produsen mobil, elektronik, dan barang-barang lainnya di AS dari gangguan rantai pasokan.

Selama perundingan perdagangan tahun lalu yang dipicu oleh tarif Trump, China membatasi ekspor unsur tanah jarang yang dibutuhkan untuk mesin jet, sistem radar, kendaraan listrik, laptop, dan telepon.

Baca Juga:
Danantara Dirikan BUMN Perminas untuk Fokus Kelola Logam Tanah Jarang

“Kita tidak ingin mengalami apa yang kita alami setahun yang lalu,” kata Trump dalam sebuah pernyataan.

China menguasai sekitar 70 persen penambangan logam tanah jarang dunia dan 90 persen pengolahan logam tanah jarang global. Hal ini memberikannya kendali yang kuat di sektor tersebut.

Baca Juga:
China Ancam Larang Ekspor Logam Tanah Jarang, Jepang Protes Keras

Washington berupaya mencari sumber alternatif unsur-unsur tersebut. Cadangan ini mirip dengan cadangan nasional untuk minyak bumi yang sudah lama dimiliki AS.

Cadangan ini diperkirakan menjadi sorotan utama pertemuan tingkat menteri tentang mineral penting yang akan diselenggarakan oleh Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio di Washington pada Rabu.

Wakil Presiden JD Vance berencana untuk menyampaikan pidato utama pada pertemuan tersebut, yang rencananya akan dihadiri oleh pejabat dari puluhan negara Eropa, Afrika, dan Asia. Pertemuan tersebut juga diharapkan mencakup penandatanganan beberapa perjanjian bilateral. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Gibran Dukung Panji Pragiwaksono Terus Berkarya Suarakan Masukan Bermanfaat untuk Bangsa
• 22 menit lalukompas.com
thumb
Satreskrim Polrestabes Medan, Tetapkan 4 Orang Tersangka Kasus Penganiayaan Main Hakim Sendiri
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Komisi IV DPR Minta Perbanyak Titik Gerakan Pangan Murah di Daerah Bencana
• 4 jam laludetik.com
thumb
Siap-siap Peletakan Batu Pertama Stadion Untia Calon Markas PSM Makassar, Appi Kembali Kunjungi JIS Markas Persija Jakarta
• 3 jam laluharianfajar
thumb
PSM Makassar Bebas dari Sanksi FIFA, Dusan Lagator–Sheriddin Boboev Jadi Harapan Bangkit Hadapi PSBS Biak
• 11 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.