Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Jakarta
Marzuki (58) tetap setia menarik becak kayuh di Terminal Tambak Bayan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, meski usianya tak lagi muda. Sejak 2005, pekerjaan itu menjadi tumpuan hidupnya dan hingga kini enggan ia tinggalkan.
Sebagai penarik becak kayuh, banyak suka-duka yang dia alami. Karena harus mengerahkan tenaga, kadang Marzuki kewalahan ketika terjadi kendala teknis.
“Becaknya kalau gembos (ban bocor) berat. Remnya kadang los pas narik penumpang,” kenang Marzuki, dikutip Kamis, 12 Februari 2026.
Marzuki kini bersyukur karena mendapat bantuan becak listrik dari Presiden RI Prabowo Subianto. Dengan tunggangan barunya ini, dia siap melahap jalanan Ponorogo.
Baginya, mencari penumpang memiliki keasyikan tersendiri. Meski sudah banyak ojek online berseliweran, tapi dia tak khawatir. Marzuki yakin masih ada yang mau naik becak listrik yang dia kemudikan.
“Sekarang kalah dengan Grab (ojek online). Kadang (penghasilan) Rp 5 ribu sampai Rp 30 ribu (per hari),” kata dia yang tetap semangat untuk mencari penumpang.
Dengan becak listrik bantuan Prabowo, Marzuki mengaku bersemangat lagi.
“Mudah-mudahan ada penumpang yang lebih eksis lagi. Bawa penumpang semakin semangat lagi,” ucapnya.
Semangat yang sama juga terpancar dari wajah Bonadi, 62 tahun. Sebagai mantan pengayuh becak manual, dia merasakan hal yang sama dengan Marzuki.
"Kesal, Mas. Dengkul sama punggung pegel,” kata dia sambil menirukan orang yang terengah-engah menggowes padel becak.
Dengan becak listrik pemberian Prabowo, dia juga berharap rezeki mengalir lancar tanpa perlu lagi menggowes becak dengan sangar.
Presiden Prabowo Subianto melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) menyalurkan 530 becak listrik untuk para pebecak di Ponorogo, Senin, 9 Februari 2026.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Yayasan GSN Nanik S Deyang mengatakan pemberian becak listrik murni dari keinginan Prabowo.
"Pemberian becak ini adalah hati nurani Presiden. Beliau tidak tega melihat orang indonesia, terutama yang sudah sepuh, tapi masih mengayuh becak di jalanan,” tutur Nanik.
Editor: Redaktur TVRINews





