Pemotor asal Cipondoh Tewas Tertemper KA Bandara Soetta di Perlintasan Kalideres Jakbar

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Seorang pengendara motor tewas usai tertemper Kereta Api (KA) Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) di perlintasan Kereta Api Alas Tuwa, Kalideres, Jakarta Barat, pada Senin, 23 Februari 2026.

Kanit Gakkum Polres Metro Jakarta Barat AKP Joko Siswanto mengkonfirmasi peristiwa maut tersebut.

BACA JUGA:PKL di Trotoar Tanah Abang Disikat Habis, Kembalikan Fungsi untuk Pejalan Kaki

BACA JUGA:Hutama Karya Tandatangani Kredit Sindikasi, Tol Betung–Jambi Siap Terhubung dari Selatan ke Utara

Joko mengatakan, insiden itu terjadi sekira pukul 07.00 WIB.

"Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas pada pagi hari tadi, melibatkan sepeda motor honda No. Pol. B-3496-CLI dengan Kereta Api Ekspres Bandara-Manggarai No. Lokomotif KA. 807A," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin.

Peristiwa itu bermula ketika korban yang merupakan warga Cipondoh, Kota Tangerang, sedang melintas di Jalan Warung Pojok ke arah Jalan Daan Mogot.

Setibanya didekat perlintasan Kereta Api Alas Tua, Kalideres, Jakarta Barat, korban tertemper Kereta Api Ekspres Bandara-Manggarai No. Lokomotif KA.807A.

BACA JUGA:Dirut TVRI Mengundurkan Diri, Pamitan via Zoom

BACA JUGA:Dasco Minta Impor 105 Ribu Pikap dari India Ditunda: Tunggu Pak Prabowo Pulang!

"Identitas Masinis belum diketahui yang melaju dari arah Barat menuju kearah Timur, sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas berakibat Pengendara Sepeda Motor Honda No. Pol. B-3496-CLI," ungkapnya.

Akibat benturan keras itu, korban mengalami luka pada bagian badan (robek) dan patah tulang. Takdir berkata lain, warga Cipondoh menghembuskan nafas terakhirnya di TKP.

"Selanjutnya jenazah di evakuasi ke RSUD Kab. Tangerang," jelasnya.

BACA JUGA:Buntut Viral Alumni 'Cukup Saya WNI', Komisi X DPR Minta Data Ulang Alumni dan Pengetatan Seleksi LPDP

Tim 2 Unit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat langsung diterjunkan ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi jasad korban.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Demokrasi Tanpa Institusi: Bahaya Kepemimpinan Personalistik
• 12 jam lalukatadata.co.id
thumb
Tarif Dagang AS ke Indonesia Berpotensi Berubah, Menko Airlangga Kasih Respons Begini
• 5 jam laludisway.id
thumb
Ryan Adriandhy Ungkap Proses Adaptasi Novel Na Willa ke Layar Lebar
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Sepi Penonton! Pekan Pertama Penayangan 3 Film Indonesia Terbaru
• 10 jam lalutabloidbintang.com
thumb
RI Tak Boleh Tarik Pajak Digital Google dan Netflix Cs, PPN PMSE Tetap Jalan Terus
• 4 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.