Gas Alam Menipis, Ini Saran Tegas Pengamat untuk Presiden Prabowo

disway.id
10 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Pasokan gas nasional untuk kebutuhan industri dalam negeri dinilai sudah berada pada level sangat mendesak.

Pengamat kebijakan energi sekaligus Direktur Puskepi, Sofyano Zakaria, menegaskan bahwa ketersediaan gas alam domestik saat ini nyaris tidak mencukupi untuk menopang sektor industri strategis.

Menurut Sofyano Zakaria, kondisi krisis pasokan gas industri berpotensi menimbulkan gangguan serius terhadap keberlangsungan operasional pabrik dan manufaktur di berbagai daerah.

Dampak Kekurangan Gas Alam bagi Industri Nasional

Sofyano menjelaskan bahwa kekurangan gas alam untuk industri dapat memicu penurunan kapasitas produksi di berbagai sektor manufaktur.

Selain itu, biaya energi industri berpotensi meningkat karena pelaku usaha terpaksa beralih ke bahan bakar alternatif yang lebih mahal.

Kondisi ini, lanjutnya, dapat menurunkan daya saing produk nasional baik di pasar domestik maupun pasar ekspor.

Dalam jangka panjang, krisis pasokan gas nasional juga dikhawatirkan menghambat pertumbuhan investasi dan mengganggu stabilitas lapangan kerja.

Tak hanya itu, kontribusi sektor industri terhadap pertumbuhan ekonomi nasional pun berpotensi melemah apabila pasokan energi tidak segera diamankan.

Prabowo Dinilai Punya Peran Strategis dalam Diplomasi Energi

Menanggapi situasi kebutuhan gas domestik yang meningkat, Sofyano menilai Presiden RI Prabowo Subianto memiliki posisi strategis untuk melakukan diplomasi energi.

Langkah negosiasi ulang kontrak ekspor gas dinilai penting untuk memastikan prioritas pasokan gas bagi industri dalam negeri.

Indonesia selama ini memiliki kontrak jangka panjang dengan sejumlah negara pembeli gas seperti Jepang dan mitra internasional lainnya.

Sofyano menilai, melalui diplomasi energi pemerintah, sebagian volume ekspor gas bisa dikurangi dan dialihkan untuk kebutuhan industri nasional.

Peran Pertamina dan PGN dalam Menjamin Pasokan Gas

Selain peran pemerintah, Sofyano juga menyoroti pentingnya kontribusi PT Pertamina (Persero) dalam menjaga ketahanan energi nasional.

Ia mendorong agar Pertamina, khususnya melalui PGN (Perusahaan Gas Negara), aktif berkoordinasi dengan pemerintah terkait solusi ketersediaan gas industri.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan BUMN energi sangat penting untuk memastikan distribusi gas alam domestik berjalan optimal.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mengejar Adzan Maghrib di Tengah Himpitan Gerbong Kereta
• 3 jam lalukompas.id
thumb
Polisi Selidiki Ancaman Bom Kedua Saat Tur Shen Yun di Australia
• 21 jam laluerabaru.net
thumb
Volume Sampah di Cianjur Meningkat 20 Ton per Hari Selama Ramadan
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Polres Jombang Masih Identifikasi 2 Jenazah yang Ditemukan di Bekas Aspol
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Antara Perut Lapang dan Jiwa yang Matang
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.