Bisnis.com, MEDAN – Hujan intensitas cukup lebat yang mengguyur Kota Medan pada Rabu (1/4/2026) mulai pukul 10.00 WIB hingga siang hari mengakibatkan debit air Sungai Deli naik dan mulai meluap pada petang hari.
Sejumlah daerah di Medan yang dilalui Sungai Deli dilaporkan mulai terendam banjir pada Rabu malam, seperti di Kelurahan Aur dan Sei Mati Kecamatan Medan Maimun yang merupakan permukiman padat penduduk di pinggiran Sungai Deli dan menjadi langganan banjir.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Medan Yunita Sari mengonfirmasi kejadian banjir yang melanda sejumlah daerah di Kecamatan Medan Maimun Kota Medan. Petugas BPBD pun telah diturunkan untuk mengevakuasi warga.
“Laporan sementara yang kami terima, Sungai Deli kembali meluap. Saat ini tim sedang melakukan evakuasi di Gang Merdeka Sei Mati Medan Maimun,” kata Yunita melalui sambungan telepon, Rabu (1/4/2026) malam.
Dalam video yang diperoleh dari tim di lapangan saat evakuasi banjir di Kelurahan Sei Mati pada Rabu malam sekitar pukul 21.00 WIB, tampak air banjir sudah menggenangi permukiman dan masuk ke rumah warga.
Ketinggian air di wilayah itu bervariasi karena tinggi permukaan tanah yang berbeda. Tim BPBD Medan pun sampai menggunakan perahu karet untuk mengevakuasi warga.
Dikatakan Yunita pihaknya belum menerima laporan lanjut dari tim di lapangan terkait detail kejadian bencana banjir akibat luapan Sungai Deli mengingat proses evakuasi yang masih berlangsung. Belum diketahui berapa jumlah warga yang terdampak dan luas cakupan banjir.
“Belum dapat informasi lanjut karena anggota di lapangan masih bekerja. Tapi sejauh ini informasi yang bisa kami sampaikan, hanya Sungai Deli yang meluap. Untuk sungai yang lain masih aman. Kanal juga sudah turun debit airnya,” jelasnya.
Adapun selain akibat hujan di wilayah Medan pada Rabu siang yang berlangsung kurang lebih 3-4 jam, luapan Sungai Deli ditengarai akibat intensitas hujan lebat di wilayah hulu (pegunungan) di hari yang sama. Dilaporkan debit sungai semakin tinggi meski hujan di wilayah Medan telah berhenti, hingga akhirnya meluap pada Rabu petang.
Sebelumnya Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I memberi peringatan dini cuaca di Sumatra Utara periode tanggal 1-3 April 2026.
BMKG mengeluarkan peringatan waspada terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada Rabu (1/4/2026) di sebagian besar wilayah di Sumut seperti di Kabupaten Padanglawas Utara, Pakpak Bharat, Simalungun, Serdang Bedagai, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Sibolga, Karo, Humbang Hasundutan, hingga Kota Medan. (240)





