Kemensos Sosialisasikan DTSEN kepada 390 Peserta di Sidrap

republika.co.id
19 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR, – Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Sosial (Kemensos) melakukan sosialisasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) terbaru kepada 390 peserta di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) pada Selasa. Kegiatan ini bertujuan untuk menyatukan persepsi mengenai DTSEN dan memastikan bantuan sosial tepat sasaran.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sidrap, Wahidah Alwi, menjelaskan bahwa sosialisasi ini penting untuk meningkatkan keterampilan teknis para operator dalam mengoperasikan instrumen DTSEN serta mengidentifikasi kendala lapangan. Kegiatan yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Sidrap ini diikuti oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan BPS, Sekolah Rakyat, Tagana, Karang Taruna, dan operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) dari tingkat desa dan kelurahan.

Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, menekankan pentingnya kehadiran Tim Pusdatin Kemensos RI untuk memastikan pemahaman yang sama mengenai akurasi data. Menurutnya, tema 'Data Tangguh, Kemiskinan Lumpuh' bukan sekadar slogan, melainkan dorongan untuk memastikan data yang akurat dan intervensi pemerintah yang tepat sasaran.

Wabup Nurkanaah juga memperingatkan dampak fatal dari kesalahan data, yang bisa mengakibatkan ketidakadilan dalam penyaluran bantuan. Ia meminta agar integritas dijaga dalam proses pendataan dan menegaskan pentingnya verifikasi dan validasi data yang dilakukan dengan jujur di tingkat desa dan kelurahan.

Kepada para operator SIKS-NG, Wabup Sidrap memberikan apresiasi tinggi dan menegaskan bahwa mereka adalah ujung tombak pengolahan data yang menentukan nasib masyarakat miskin di Sidrap. Ia mendorong mereka untuk mempelajari materi dengan sungguh-sungguh agar data yang diinput sinkron dengan sistem pusat.

.rec-desc {padding: 7px !important;} Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.005 Usai Gencatan Senjata AS-Iran
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Presiden Klaim Pemerintahan Tetap Solid di Tengah Dinamika Global
• 47 menit lalukompas.id
thumb
Ketika Rumah Jadi Warehouse, Strategi Hizran Membawa UMKM Lokal Menguasai Pasar E-Commerce
• 3 jam laluharianfajar
thumb
Respons Pigai Usai Digugat Anak Buahnya ke PTUN Terkait Mutasi
• 23 jam laluliputan6.com
thumb
Polda Metro Targetkan Jakarta Zero Obat Keras: Picu Anak Muda Tawuran
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.