Peradi Sudah Salurkan Santunan Rp 6,7 Miliar Untuk Bencana Sumatra

jpnn.com
5 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Peradi Otto Hasibuan menyampaikan halalbihalal merupakan tradisi unik di Indonesia selepas lebaran atau Idulfitri.

"Halalbihalal ini adalah suatu tradisi yang unik khusus Indonesia," kata Otto Halalbihalal Peradi 1447 H di Jakarta, Selasa malam, (7/4).

BACA JUGA: Peradi Bangun Sejumlah Sarpras Pascabencana di Sumbar

Menurutnya, halalbihalal berasal dari kata halal yakni untuk menghalalkan atau memaafkan berbagai kesalahan antarmanusia.

"Jadi, kalau ada suatu perbuatan yang salah yang kami lakukan selama ini, saling bermaaf-maafan," katanya.

BACA JUGA: Otto Hasibuan Terus Perjuangkan Single Bar di Momen HUT Peradi

Maka dari itu, halalbihalal maknanya lebih dalam dari silaturahmi. Pasalnya, terjadi saling memaafkan atas segala kesalahan.

"Ini selalu kami lakukan sudah 21 tahun ini, 20 kali lebih selama umur Peradi berdiri," ujarnya.

BACA JUGA: Otto Hasibuan Minta Calon Advokat Bisa Paham Betul Isi KUHP dan KUHAP Baru

Dalam kesempatan tersebut, Otto melaporkan penyaluran dana hasil donasi bencana di Sumatera Utara (Sumbar), Sumatera Barat (Sumbar), dan Aceh sebesar Rp 6,7 miliar yang berhasil dihimpun Peradi pada Desember lalu.

Dari dana itu, lanjut dia, di antaranya telah disalurkan di tiga titik wilayah Sumbar pada awal bulan ini.

"Kami membangun jembatan gantung di Solok, Sekolah SMA Negeri 21 di Padang, dan kami juga membangun masjid di Agam," ujarnya.

Sedangkan penyaluran di wilayah Aceh dan Sumut akan segera dilakukan. Dari jumlah itu, Peradi telah menyalurkan sejumlah Rp 700 juta untuk anggotanya yang terdampak bencana di tiga provinsi tersebut.

"Kami tetap komitmen untuk bisa berpartisipasi membantu sesama anak bangsa," kata Otto.

Secara khusus dia menyampaikan pesan kepada seluruh advokat anggota Peradi, yakni harus menjalankan tugas secara profesional, saling hormat menghormati, dan menjaga persaudaraan serta menjunjung tinggi kebenaran.

Sedangkan soal wadah tunggal organisasi advokat (single bar), Otto menegaskan, semua menganut single bar termasuk di Indonesia sebagaimana UU Advokat.

"Soal pelaksanaannya ada yang tidak sesuai dengan prinip UU, itu adalah persoalan lain. Itu boleh dikatakan ketidaktaatan terhadap UU. Itu harus kita bereskan dan selesaikan," katanya.

Ketua Panitia Halalbihalal Peradi 1447 H, R.A. Anitha D.J. Puspokusomo menyampaikan acara ini di antaranya dihadiri perwakilan atau pengurus dari 50 DPC serta anggota Peradi.

"Dihadiri juga 17 korwil, tiga DKB, PBH pusat dan cabang," katanya.

Pada acara ini Peradi memberikan santunan kepada 50 anak yatim dari Panti Asuhan Harapan Remaja. Kemudian berbagai doorprize menarik, di antaranya kulkas dan televisi. Acara juga dimeriahkan penampilan paduan suara Peradi serta hiburan.

"Halalbihalal ini menjadi momentum yang berharga untuk menjalin kekeluargaan dan kesatuan anggota Peradi dalam semangat hari kemenangan," ujarnya.

Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Prof Yusril Ihza Mahendra mengingatkan bahwa advokat dihadapkan pada berbagai perubahan dan persoalan hukum yang sangat luar biasa cepat.

Profesi advokat, lanjut Yusril, memiliki peran yang sangat strategis dan dituntut memiliki komitmen yang tinggi terhadap integritas, profesionalitas, dan keberpihakan kepada keadilan.

"Peran advokat tidak cukup sebagai pembela kebenaran. Advokat hari ini dituntut untuk menjadi penjaga etika, penyeimbang, dan sekaligus penyelenggaraan publik," katanya.

Sementara Prof Komaruddin Hidayat dalam tausiyahnya menyampaikan ada lima fitrah manusia, di antaranya mencari kebenaran, menyukai kebaikan, keindahan, dan perdamaian. (cuy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Otto Hasibuan Minta Peserta PKPA Bisa Menaati Kode Etik Ketika Menjadi Advokat


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rupiah Menguat di Tengah Seruan Pengetatan Subsidi BBM Imbas Lonjakan Harga Minyak
• 13 jam laluviva.co.id
thumb
SKK Migas: Bakal Ada 2 Pabrik LPG Plant Baru yang On Stream Bulan Ini
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Harga Apartemen di RI Berpotensi Naik Imbas Gejolak Timur Tengah
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Harga Plastik Melonjak 50%, Ekonom: Tekan Daya Beli & Berisiko Picu Inflasi
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Protes Tiket Liverpool: Kampanye Not a Pound in the Ground Guncang Anfield
• 17 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.