Seekor kucing kampung bernama Dodit mendadak viral di media sosial. Namanya muncul sebagai destinasi di Google Maps. Kucing itu muncul sebagai tag lokasi layaknya kedai kopi atau nama bangunan tertentu, dan itulah yang membuatnya viral di media sosial.
Fitur itu lazimnya digunakan untuk menandai usaha kecil, tempat makan, atau ruang publik agar mudah ditemukan. Namun, sebagian pengguna memanfaatkannya dengan cara yang berbeda. Yakni, menandai lokasi kucing liar yang biasa nongkrong di suatu area.
Hasilnya, kini tak sedikit kucing jalanan di Jakarta yang punya "alamat" sendiri di Google Maps, lengkap dengan nama dan koordinat lokasi. Tag-tag ini bersifat publik dan bisa dilihat oleh siapa saja.
kumparan sempat mendatangi lokasi Dodit, kucing viral yang tubuh gembulnya sudah lama jadi buah bibir di media sosial. Cerita lengkap tentang Dodit kucing gembul ada di sini.
Fenomena ini sebetulnya bukan hanya soal Dodit. Selain Dodit, kumparan juga menemukan sejumlah lokasi kucing lain di Jakarta yang muncul di Google Maps.
Kami meminta tanggapan Communications Manager Google Indonesia, Feliciana Wienathan, terkait fenomena ini. Namun, dia enggan berkomentar lebih lanjut. Dia hanya membenarkan kalau masyarakat memang bisa menambahkan tag lokasi yang belum tercantum di peta, langsung melalui aplikasi.
"Ini cara menambahkan lokasi yang belum tercantum di Maps https://support.google.com/maps/answer/6320846?hl=id&co=GENIE.Platform%3DAndroid," kata Feliciana saat dihubungi kumparan, Jumat (10/4).
Terkait dengan siapa saja orang yang memberikan nama-nama kucing di sebuah lokasi juga rupanya tidak bisa diketahui publik. "Mohon maaf tidak bisa," katanya.
Berdasarkan link yang diberikan Feliciana, berikut adalah cara menambahkan tempat yang belum tercantum di Google Maps melalui ponsel.
Buka aplikasi Google Maps di ponsel atau tablet.
Ketuk 'beri kontribusi', kemudian pilih 'tambahkan tempat'.
Ikuti petunjuk di layar.
kumparan melacak sebaran lokasi tag kucing di Jakarta melalui situs Google Maps dengan melakukan scraping menggunakan sejumlah keyword. Lokasinya khusus di wilayah Jakarta. Sayangnya, tag lokasi Dodit si kucing viral sudah hilang dari Google Maps saat proses scraping dilakukan. Scraping dilakukan pada Jumat (10/4).
Hasilnya, kami menemukan sebanyak 60 titik lokasi kucing yang tersebar di area Jakarta. Wilayah Jakarta yang paling banyak muncul lokasi kucing di Google Maps adalah Jakarta Selatan, yaitu 24 lokasi.
Selanjutnya, Jakarta Pusat menjadi wilayah dengan tag tempat kucing paling banyak nomor dua yang sebanyak 21 lokasi. Adapun Jakarta Barat yang memiliki tujuh lokasi kucing di Google Maps. Jakarta Timur dan Utara sama-sama memiliki jumlah tempat kucing yang sama, yaitu empat lokasi.
Kami kemudian memberi label tiap tag lokasi kucing berada. Area lokasi yang paling banyak ditandai sebagai tempat bersantai kucing di Jakarta adalah stasiun MRT, yaitu sembilan titik. Kemudian, mall menjadi area kedua dengan jumlah lokasi kucing terbanyak kedua, yaitu delapan titik.
Adapun area halte yang tidak luput dari pengguna Google untuk menandai lokasi tersebut sebagai tempat kucing, yaitu tujuh titik. Jejak kucing juga bisa ditemukan di area perumahan dan perkantoran yang masing-masing berjumlah enam titik.
Ada pula label lokasi yang sulit kami identifikasi karena tidak jelas titiknya. Maka, kami labelkan sebagai lain-lain. Jumlahnya mencapai 2 titik.
Setiap kucing memiliki namanya masing-masing di Google Maps. Ada yang diberi nama sesuai jalan atau bangunan tempat dia berkeliaran, ada juga yang turut mencantumkan warna atau motif si kucing. Bahkan, ada juga yang memberi nama kucing dan menaruhnya di tag lokasi Google Maps.
Di Stasiun Kampung Bandan, misalnya, ada kucing Irenk. Di Depan MRT Setiabudi ada kucing oren. Sementara di RS Mayapada tertulis saja 'Kucing di Depan Mayapada'.
Berikut adalah tabel lokasi kucing yang bisa kamu temukan di Google Maps area DKI Jakarta.
Dalam daftar tersebut, ada juga satu kucing viral telah diulas oleh 384 orang di Google Maps, yaitu 'Kucing Oren Depan FX'. Menariknya, si Oren mendapatkan nilai bintang lima sempurna dari para pengguna Google Maps.
Dari 384 orang, hanya dua orang saja yang memberikan ulasan terendah untuk si Oren, yaitu bintang empat. Sebanyak 382 orang memberikan ulasan lokasi Oren dengan bintang lima, sebuah pencapaian yang sempurna untuk kucing di Ibu Kota satu ini.
Penulis: Safina Azzahra Rona Imani





