JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengungkap, kerja sama di bidang energi menjadi salah satu pembahasan antara Presiden Prabowo dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin.
Lewat kerja sama dengan Rusia tersebut, diharapkan menjadi upaya Indonesia memperkuat ketahanan energi nasional.
"Yang terpenting adalah kerja sama di bidang energi, yang diharapkan bisa menjadi bagian dari penguatan ketahanan energi nasional," ujar Sugiono dikutip dari siaran Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (15/4/2026).
Baca juga: Prabowo Temui Macron di Perancis, Bahas Pengadaan Alutsista hingga Energi
Selain energi, Indonesia dengan Rusia juga menjalin kerja sama di bidang ekonomi, pertanian, dan perdagangan.
Perkembangan geopolitik juga menjadi salah satu pembahasan antara Prabowo dengan Putin di Istana Kremlin.
"Selain pertemuan bilateral juga dilakukan pertemuan tete a tete dalam format makan siang bersama yang juga membahas beberapa hal terkait dengan perkembangan geopolitik yang menjadi concern juga bagi kedua negara," ujar Sugiono.
Baca juga: Temui Macron, Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan di Istana Elysee
Rusia, kata Sugiono, merupakan salah satu partner strategis bagi Indonesia di bidang perdagangan dan ekonomi.
"Beberapa rencana ke depan juga dilakukan di seputar perkuatan hubungan ekonomi kedua negara dan hubungan antar warga negara baik itu Rusia maupun Indonesia," ujar Sugiono.
Kerja Sama Indonesia-RusiaPresiden Prabowo Subianto menyampaikan, sejumlah kerja sama strategis antara Indonesia dengan Rusia yang disepakati sebelumnya telah mengalami kemajuan pesat.
Perkembangan positif itu disampaikan Prabowo di hadapan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow, pada Senin (13/4/2026) waktu setempat.
"Hampir semua bidang yang kita sepakati beberapa bulan yang lalu mengalami kemajuan pesat," ujar Prabowo dikutip dari keterangan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Senin.
Baca juga: Vladimir Putin Undang Prabowo ke Rusia Lagi pada Mei dan Juli 2026
Dalam kesempatannya di negara tersebut, Prabowo juga mengaku telah bertemu dengan pejabat dan perusahaan Rusia.
Dari pertemuan tersebut, Prabowo mengungkap bahwa telah terjadi pembicaraan yang produktif antara kedua pihak.
"Saya baru saja bertemu beberapa pejabat dari Rusia dan beberapa perusahaan dari Rusia. Saya sangat berterima kasih karena pembicaraannya sangat produktif," ujar Prabowo.
Kendati demikian, ia menyampaikan bahwa masih terdapat sejumlah hal yang perlu dipercepat dan akan mendapat perhatian langsung dari dirinya.
"Ada satu-dua yang perlu kita percepat, saya akan segera menangani sendiri,” kata Prabowo.
Baca juga: Prabowo Temui Presiden Putin, Konsultasi Hadapi Situasi Geopolitik
Sementara itu, Presiden Putin menyatakan bahwa Rusia sangat terbuka untuk bekerja sama dengan Indonesia.
Putin turut senang dengan pertemuan bilateral dengan Prabowo, yang disebut terjalin dengan sangat berbobot itu
"Beberapa waktu lalu kita telah menerima deklarasi mengenai kemitraan strategis. Saya sangat senang kita melaksanakan langkah-langkah yang memberi makna dan isi yang cukup besar untuk hubungan kedua negara," ujar Putin.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



