WASHINGTON, KOMPAS.TV - Pemerintah Israel dan Lebanon dilaporkan menggelar perundingan langsung dengan mediasi Amerika Serikat (AS) di Washington, Selasa (14/4/2026).
Pertemuan ini menjadi perundingan pertama antara otoritas Israel dan Lebanon sejak 1983.
Israel diketahui terus menyerang Lebanon sejak gencatan senjata AS-Iran disepakati pada 8 April lalu.
Iran dan Pakistan selaku mediator menegaskan wilayah Lebanon masuk gencatan senjata, tetapi AS dan Israel membantahnya.
Delegasi Israel dan Lebanon dilaporkan mengemukakan prioritas berbeda dalam perundingan. Israel menuntut Lebanon melucuti Hizbullah dan menolak gencatan senjata.
Baca Juga: Iran Tuntut Ganti Rugi dari 5 Negara Teluk, Tuduh Keterlibatannya dalam Agresi AS-Israel
Sementara itu, delegasi Lebanon menyerukan agar operasi militer di negara tersebut dihentikan.
Serangan Israel ke Lebanon sejak awal Maret lalu diketahui telah membunuh setidaknya 2.124 dan membuat lebih dari 1,1 juta penduduk terpaksa mengungsi.
Kendati bersilang pendapat, Duta Besar Lebanon utuk AS Nada Hamadeh Moawad menilai perundingan dengan Israel berlangsung "konstruktif."
Nada Hamadah Moawad menekankan pentingnya gencatan senjata diberlakukan ke Lebanon.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- perundingan israel lebanon
- serangan israel ke lebanon
- gencatan senjata lebanon
- lebanon
- israel





