Tertarik dengan Kripto? Intip Yuk Kinerja dan Pertumbuhannya di Indonesia

herstory.co.id
3 jam lalu
Cover Berita
HerStory, Jakarta —

Minat  terhadap investasi aset kripto terus meningkat seiring berkembangnya ekosistem dan kemudahan akses platform digital di Indonesia. Di tengah tren ini, kinerja industri kripto nasional menunjukkan pertumbuhan yang tetap solid, baik dari sisi jumlah investor maupun aktivitas transaksi.

Platform investasi aset kripto PT Pintu Kemana Saja (PINTU) mencatat lonjakan kinerja signifikan memasuki usia keenam pada 2026, di tengah semakin matangnya industri kripto nasional yang kini berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Senior Vice President Strategy & Business PINTU Andy Putra mengatakan pertumbuhan tersebut tercermin dari peningkatan jumlah pengguna dan aktivitas transaksi di dalam aplikasi. “Memasuki tahun keenam, kami melihat industri crypto di Indonesia semakin matang, baik dari ekosistem yang semakin lengkap, regulasi yang semakin jelas, hingga adopsi yang semakin masif. Hal ini juga tercermin dari peningkatan signifikan jumlah unduhan aplikasi PINTU yang kini telah mencapai lebih dari 11 juta kali. Selain itu, performa produk PINTU juga terus mengalami peningkatan. Hingga tahun 2026, PINTU telah menghadirkan hampir 400 token, termasuk lebih dari 40 token dalam kategori tokenized asset. Di samping itu, jumlah pengguna terdaftar tumbuh 79,29%, pengguna aktif meningkat 38,37%, serta pengguna trading naik 25,86% secara year-on-year (YoY), dengan volume transaksi yang juga menunjukkan tren kenaikan,” ujarnya.

Kinerja juga terlihat dari lini derivatif. Pada kuartal I 2026, Pintu Futures mencatat lonjakan pengguna terverifikasi (KYC) hingga 401%, diikuti pertumbuhan pengguna lama sebesar 208,71%. Frekuensi order meningkat 91,61gan volume transaksi yang turut tumbuh positif. “Di sisi derivatif, Pintu Futures juga mencatat kinerja yang sangat solid. Pada Kuartal I 2026, Pintu Futures menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan jumlah pengguna yang telah terverifikasi (KYC) meningkat hingga 401,00%, diikuti pertumbuhan pengguna existing sebesar 208,71% serta frekuensi order yang naik 91,61 disertai dengan volume transaksi dengan pertumbuhan positif,” kata Andy.

Secara industri, OJK mencatat volume transaksi aset kripto di Indonesia mencapai Rp482,23 triliun sepanjang 2025, dengan jumlah investor menembus 20,19 juta. Meski nilai transaksi menurun dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah investor terus meningkat, mencerminkan perluasan adopsi.

Untuk mendorong partisipasi pasar, PINTU menggelar kampanye #SixcessfulYear dalam rangka ulang tahun ke-6. Program ini mencakup kompetisi trading dengan hadiah Rp105 juta, aktivitas komunitas, serta berbagai giveaway di media sosial hingga siaran langsung di YouTube.

“Enam tahun ini menjadi perjalanan yang sangat berharga bagi kami karena dapat berkontribusi nyata terhadap perkembangan industri aset crypto di Indonesia. Sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar resmi di Indonesia, kami punya harapan serta keyakinan besar bahwa industri crypto di Indonesia tidak hanya semakin besar dari segi jumlah transaksi dan adopsi, tetapi bisa lahir inovasi-inovasi yang use cases-nya bisa memiliki manfaat besar bagi masyarakat banyak,” tutup Andy.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Analisis Hensa soal Seskab Teddy Indra Wijaya
• 8 jam lalujpnn.com
thumb
Zulhas Gaspol 32 Proyek Pembangkit Sampah Jadi Listrik, Ini Alasannya
• 27 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
Pelaku Cuma Wajib Lapor, Polisi Sebut Kasus Penyiraman Air Keras di Johar Baru Siap P21
• 5 jam laludisway.id
thumb
Polisi Ungkap Kasus Penipuan Sewa Gedung Gunawarman, Tersangka Rugikan Perusahaan Rp 2 Miliar
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
Kemensos Salurkan Bantuan Rp16,7 M untuk Korban Banjir di Langkat
• 2 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.