Jokowi Isyaratkan Tak Buka Damai, Roy Suryo: Sekuku Hitam Pun Kami Tak Minta RJ!

okezone.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Tersangka kasus dugaan tudingan ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo menegaskan pihaknya tak akan mengajukan permohonan damai atau restorative justice (RJ). Baginya, permohonan damai itu merupakan tanda kekalahan dan menyerah.

Hal itu diungkapkan Roy Suryo saat disinggung isyarat Jokowi yang tak akan membuka pintu damai baginya dan Dokter Tifa. Ia pun menegaskan, sejak awal dirinya tak akan mengajukan RJ kepada Jokowi.

Baca Juga :
JK Ungkap Alasan Menolak Temui Rismon Sianipar dan Roy Suryo: Bukan Urusan Saya!

"Jadi, katanya dari 'tembok ratapan' mengatakan nggak akan memberikan RJ. Siapa yang minta RJ ke sana? Enggak sama sekali. Dari awal RJ itu tidak ada," ujar Roy saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (21/4/2026).

"Kalau dalam bahasa daerah saya, 'sak kuku ireng pun,' ya. Jadi, sekuku kecil hitam itu nggak ada sama sekali kita minta RJ. RJ itu tidak menang, ya. RJ itu kalah. RJ itu menyerah kalah. Restorative justice," tambahnya.

Roy pun mempersilakan pihak lain mengajukan permohonan damai ke Jokowi. Namun, ia menekankan bahwa langkah itu tidak menandakan kemenangan, melainkan kekalahan total.

Baca Juga :
Polda Metro: Kasus Ijazah Jokowi dengan Tersangka Roy Suryo-Tifa Berlanjut, Berkas Perkara Dilimpahkan!

"Tapi mereka tidak menang, mereka justru kalah. Kalah total, ya. Kalah sekalah-kalahnya, sehina-hinanya. Jadi kami enggak akan RJ. Ada satu pendapat hukum, kawan saya juga sebenarnya, mantan Kompolnas yang juga bilang, 'RJ adalah penyelesaian terbaik'," ujar Roy.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dasco Ungkap Kemungkinan RUU Perampasan Aset Selesai Tahun Ini
• 11 jam lalukompas.com
thumb
Menata ulang rumah kebudayaan
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
BeanStar Coffee Buka Gerai Ketiga di Gandaria City, Hadirkan 3 Menu Baru
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Pelajari Revitalisasi Blok M, Pemkot Makassar Adopsi Konsep TOD untuk Hidupkan Pasar Sentral
• 6 jam laluharianfajar
thumb
Kisah Iin, "Kartini" Penakluk Lumpur dan Sampah di Sungai Jakarta Barat
• 5 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.