Grid.ID - Penyanyi Sal Priadi bakal mengisi soundtrack film Monster Pabrik Rambut. Film ini akan bercerita tentang sisi gelap dunia pekerjaan.
Menariknya, Sal Priadi sendiri sempat bekerja kantoran. Justru, bermusik awalnya menjadi tempat healing dari penyanyi tersebut.
"Justru karena kerjanya dulu banyak lembur terus nyari refreshing-nya tu di musik. Tapi ternyata yang datengin rejeki di musik," ujar Sal Priadi di kawasan Senayan, Jakarta Pusat pada Rabu (29/4/2026).
Sal pun menceritakan bagaimana proses pembuatan lagu yang menjadi soundtrack film tersebut berjudul Kepala Pundak Kerja Lagi. Penyanyi tersebut pun mengungkapkan bahwa pembuatan lagu tersebut bermula dari bunyi-bunyian yang cocok dengan suasana pabrik.
"Iya betul. Waktu pertama kali membayangkan siapa yang akan ngerjain lagunya, walaupun saja lagunya udah ada bagannya gitu ya, terus kita bayangin kita mau berangkat darimana ya enaknya gitu. Sering kali aku tuh memang berangkat dari bunyi-bunyian dulu. Kira-kira bunyi apa yang cocok untuk bisa menceritakan suasana lagunya," ujarnya.
Ia pun mengatakan bahwa proses pembuatan lagu itu berjalan selama 1,5 bulan. Sal juga mengatakan bahwa dirinya banyak berdiskusi dengan sutradara terkait pembuatan film tersebut.
"Mungkin 1,5 bulan. Terus aja kita banyak berdiskusi sama Bang Edwin ya. Gimana nih udah bisa capture belum lagunya mau kita tampilkan dari lagunya gitu," katanya.
"Dan ya prosesnya aku rasa lumayan cepat. Bang Edwin juga temen diskusi yang sangat menyenangkan ya. Jadi kerjanya lumayan nyaman gitu," sambung Sal.
Sementara itu, film Monster Pabrik Rambut ini berfokus pada tiga bersaudara yaitu Putri (Rachel Amanda), Ida (Lutesha), dan Bona (Iqbaal Ramadhan) yang terpaksa bekerja di sebuah pabrik rambut palsu milik Maryati (Didik Nini Thowok) untuk melunasi utang mendiang ibu mereka.
Ibu mereka dikabarkan mati bunuh diri karena kelelahan bekerja siang dan malam, namun Ida meyakini ada kekuatan mistis di balik kematian tersebut. Di pabrik tersebut, mereka mulai menyaksikan berbagai kejadian mengerikan di mana para pekerja yang kurang tidur mulai "dimasuki" oleh sosok monster yang bersembunyi di balik eksploitasi kerja.
Film ini rencananya akan mulai tayang pada 4 Juni 2026 di bioskop. (*)
Artikel Asli




