Video: Jurus RI Jaga Mesin Pendapatan Negara Sektor Tambang Era Perang

cnbcindonesia.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta, CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia- Di tengah pertumbuhan ekonomi RI yang mencapai 5,11% (yoy) pada tahun 2025, industri pertambangan justru mengalami kontraksi sebesar 0,66% seiring dengan melambatnya permintaan komoditas global, anjloknya ekspor dan produksi batu bara nasional.

Menilik kondisi industri pertambangan RI, Tenaga Ahli Profesional Sumber Kekayaan Alam LEMHANAS, Edi Permadi mengungkapkan perkembangan sektor pertambangan RI termasuk soal perizinan hingga produksi tambang mineral dan batu bara nasional.

Diperlukan keseimbangan antara kebijakan sektor pertambangan dengan perkembangan global dalam memaksimalkan kinerja industri pertambangan. Dimana perang Timur Tengah, Ukraina Vs Rusia hingga perang dagang AS dan China menjadi pertimbangan dalam menjaga mesin pendapatan negara yang berasal dari sektor pertambangan sekaligus memastikan keberlanjutan industri tambang.

Selengkapnya simak dialog Shafinaz Nachiar dengan Tenaga Ahli Profesional Sumber Kekayaan Alam LEMHANAS, Edi Permadi dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Senin, 18/05/2026)

Add as a preferred
source on Google

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Stabilitas Rupiah Harus Dijaga, Kamrussamad Dorong BI Kawal PP DHE
• 9 menit laluharianfajar
thumb
Jalan Poros Jeneponto Mencekam, Konten Kreator Asal Bantaeng Dihadang Pria Bersajam
• 7 jam laluharianfajar
thumb
AS Kirim Proposal Damai Baru Berisi 5 Poin ke Iran
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
Pengadilan Tinggi DKI Perberat Hukuman untuk Luhur Budi Djatmiko, Alexander Marwata: Terdakwa Harus Ajukan Kasasi
• 13 jam lalujpnn.com
thumb
Motif dan Hal Memberatkan Hukuman Tiga Oknum TNI Terlibat Pembunuhan Eks Kacab Bank
• 1 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.