Jelang Satu Pekan Kick Off, FIFA Tiba-tiba Beri Regulasi Aneh di Piala Dunia 2026

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Tepat satu pekan lagi jelang Piala Dunia 2026, FIFA tiba-tiba membuat regulasi aneh bagi suporter yang hadir langsung di stadion. 

Dalam kebijakan terbarunya, FIFA tidak mengizinkan penggemar untuk membawa botol air minum bahkan dalam bentuk tumbler sekali pun dengan alasan keamanan. 

Dalam Kode Etik dan Regulasi Stadion, sebelumnya tertulis bahwa botol air minum baik yang berbentuk botol plastik, transparan maupun yang dapat digunakan kembali boleh dibawa masuk ke stadion dengan catatan kapasitas maksimal satu liter. 

Namun tujuh hari sebelum turnamen berlangsung, FIFA mengubah regulasi dengan melarang botol air jenis apa pun masuk ke dalam stadion, baik itu gelas, toples, hingga kaleng. 

"FIFA berkomitmen untuk melindungi kesehatan dan keselamatan semua pemain, wasit, penggemar, volunteer, dan staf," tulis pernyataan FIFA dikutip dari laman BBC, Rabu (4/6/2026). 

Demi memfasilitasi penggemar, FIFA pun menyediakan penjualan air di stadion dengan berjanji tidak menjual harga di atas standar venue tersebut. 

Padahal, suhu di tiga negara tuan rumah tersebut disebut akan melebihi tingkat berbahaya. Walau demikian, FIFA memastikan adanya fasilitas lebih di setiap stadion dengan memberikan kipas angin dan tenda pendingin di area stadion. 

"FIFA bekerja sama erat dengan setiap panitia kota tuan rumah dan otoritas lokal mengenai faktor-faktor mitigasi panas bagi para penggemar yang datang ke stadion, yang dapat mencakup sumber daya seperti stasiun penyemprotan air, kipas angin, stasiun hidrasi, tenda pendingin, dan banyak lagi di sekitar area stadion," demikian pernyataan FIFA.

"Di dalam area stadion, harga botol air untuk Piala Dunia FIFA 2026 akan tetap konsisten dengan acara-acara lain yang diadakan di setiap stadion," lanjut pernyataan FIFA. 

Sayangnya, ide FIFA ini tidak disambut baik karena para penggemar sudah terbebani oleh tiket pertandingan yang tinggi hingga tarif kereta api yang melambung tinggi. 

Bahkan penggemar pun turut menuntut adanya fasilitas air minum gratis di stadion demi mengurangi pengeluaran penonton di tengah melambungnya harga tiket dan akomodasi. (hfp)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
[FULL] Peneliti Oxford Bongkar Dugaan Skandal Pemalsuan Riset di Konferensi Internasional
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Mata melotot jadi ciri khas penyakit tiroid gangguan mata
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Kunjungi Warga Pesisir Laikang, Bupati Takalar: Petani Rumput Laut Harus Jadi Perhatian
• 1 jam laluharianfajar
thumb
Laporan OECD : Subsidi Tiongkok untuk Industri Strategis Capai Hingga 8 Kali Lipat dari Pesaing Global
• 9 jam laluerabaru.net
thumb
Jemaah Haji Indonesia Tiba melalui Debarkasi Makassar, Pertama Kali Gunakan Garbarata
• 23 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.