EtIndonesia.com Piala Dunia FIFA 2026 yang diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko telah resmi dimulai pada 11 Juni, dengan pertandingan pembuka berlangsung di Mexico City. Selain menjadi ajang olahraga terbesar di dunia, turnamen ini juga diperkirakan menjadi mesin penggerak ekonomi global dengan potensi nilai bisnis yang sangat besar.
Diperkirakan lebih dari 5 miliar penonton di seluruh dunia akan menyaksikan turnamen ini, sementara peluang bisnis yang tercipta diperkirakan melampaui US$10 miliar. Berbagai merek internasional pun telah memanfaatkan momentum ini melalui kampanye pemasaran besar-besaran.
Di luar stadion, para penggemar berkumpul mengelilingi pertunjukan budaya tradisional Meksiko, menari mengikuti irama musik dengan penuh semangat. Pertandingan pembuka digelar di Stadion Azteca, Mexico City, dan menarik ribuan suporter dari berbagai negara.
“Saya benar-benar sangat bersemangat. Setelah 20 tahun, Republik Ceko akhirnya kembali lolos ke turnamen ini,” ujar seorang pendukung asal Republik Ceko, Slechta.
Sementara itu, penggemar Afrika Selatan, Church, mengungkapkan: “Luar biasa. Sejak naik pesawat menuju Mexico City kemarin, saya sudah merasa sangat antusias.”
Piala Dunia edisi 2026 juga mencatat sejumlah sejarah baru, antara lain:
- Menjadi Piala Dunia pertama yang diselenggarakan bersama oleh tiga negara, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
- Dengan durasi 39 hari, turnamen ini menjadi Piala Dunia terpanjang dalam sejarah.
- FIFA memperkirakan total pendapatan mencapai sekitar US$11 miliar, memecahkan rekor dan sekitar 1,5 kali lebih besar dibandingkan Piala Dunia Qatar 2022.
- Dampak ekonomi bagi tiga negara tuan rumah diperkirakan dapat melampaui US$12 miliar.
- Pendapatan dari penjualan iklan global diperkirakan mencapai US$227 juta, meningkat sekitar 30% dibandingkan edisi sebelumnya.
- Jumlah penonton di seluruh dunia diperkirakan melebihi 5 miliar orang, mencetak rekor baru dalam sejarah Piala Dunia.
Gelombang antusiasme ini juga dimanfaatkan oleh berbagai merek olahraga dunia dalam kampanye pemasaran mereka. Aktor Timothée Chalamet dan bintang NBA LeBron James turut tampil dalam promosi yang berkaitan dengan Piala Dunia.
Dalam salah satu iklan, Timothée Chalamet berkata: “Itu adalah rencana cadangan saya.”
Sedangkan LeBron James berkomentar: “Kalau dipikir-pikir memang agak berlebihan. Maksud saya… astaga.”
Selain itu, perusahaan-perusahaan besar seperti Coca-Cola, Hyundai Motor, dan LEGO juga ikut memanfaatkan momentum Piala Dunia untuk memperkuat pemasaran mereka.
Piala Dunia 2026 diperkirakan akan menarik sekitar 1,2 juta wisatawan internasional, dengan rata-rata lama tinggal 12 hari dan pengeluaran harian lebih dari US$400 per orang. Melihat peluang tersebut, sejumlah pelaku industri perhotelan meluncurkan paket layanan premium bagi pelanggan kelas atas.
Seorang direktur operasional sekaligus manajer umum sebuah hotel di New York, Kenchiton, menjelaskan: “Anda akan mendapatkan pengalaman menonton pertandingan dengan layanan kelas atas, termasuk jalur masuk cepat ke stadion. Paket ini juga mencakup enam tiket pertandingan dengan tempat duduk di dekat lapangan dan garis tengah, serta akses ke ruang VIP pribadi.”
Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tidak hanya menjadi panggung persaingan para pesepak bola terbaik dunia, tetapi juga berkembang menjadi salah satu ajang dengan daya tarik ekonomi terbesar, memberikan manfaat besar bagi berbagai merek global, industri pariwisata, dan para penggemar yang menikmati kemeriahan turnamen itu.
Televisi NTD, Chen Huimo dan Ning Yuxiang melaporkan.





